fbpx

Mahasiswa Beasiswa UBL Ikuti Pelatihan Jurnalistik

Upaya menanamkan jiwa jurnalistik di kalangan mahasiswa-mahasiswa baru Universitas Bandar Lampung (UBL) dengan mengadakan pelatihan penulisan jurnalistik dari Wartawan Senior Lampung Amirudin Sormin. Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Operasional Pusat Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (PPIK) UBL, Ir. Indriati Agustina Gultom, M.M., beserta jajarannya. Kegiatan penulisan pelatihan jurnalistik ini, yang ditambahkan penulisan artikel dan karya ilmiah ini berhasil membentuk sebuah rasa antusias tinggi di kalangan mahasiswa baru UBL yang memadati Auditorium Kampus Dra. Hj. Sri Hayati Barusman, Kamis, (2/3) lalu.

Indriati menegaskan adanya penulisan jurnalistik ini untuk mengupayakan dan menumbuhkan generasi baru yang memiliki kemampuan menulis, bersikap kritis dan siap berdaya saing dengan mengumpulkan segudang prestasi gemilang di bidang akademis. Hal ini ditekannya dihadapan 200  mahasiswa peserta kegiatan tersebut. Pelatihan penulisan jurnalistik ini diprioritaskan untuk para penyandang beasiswa baik akademik, non akademik, maupun bidik misi UBL angkatan 2014-2016.

Indri kembali menegaskan untuk para mahasiswa beasiswa harus mampu berpikir inovatif dan menuangkan seluruh ide-ide gagasan pikirannya dalam mengeksplor dirinya diiringi dengan sejumlah prestasi gemilang di masa sekarang dan mendatang.

Tak hanya itu Indri menekankan kepada generasi muda beasiswa agar bersama pihak kampus menjalankan arahan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang berharap prestasi para mahasiswa beasiswa dibidang keilmuan akademis tentunya, melahirkan berbagai karya penulisan ilmiah, inovasi dan kewirausahaan agar lebih ditingkatkan.

Sedangkan, pemateri Amirudin Sormin membagi ilmunya tentang menulis, teknik penulisan yang baik terutama ditargetkan mampu membuat para mahasiswa menulis artikel dimedia sosial sehingga karya inovasi yang dihasilkan dapat dipatenkan melalui Hak kekayaan intelektual dan proposal bisnis kewirausahaan. “Penulisan yang baik harus memuat unsur 5W+1H dan tidak boleh ditinggalkan didalam  tekhnik penulisan,yakni teknik pemilihan bahasa yang digunakan  harus sederhana dalam arti tulisan yang kita buat mudah dipahami banyak orang di semua kalangan baik muda maupun tua. Selain itu, tulisan jurnalistik, karya ilmiah, maupun artikel harus mengandung unsur Baru, Penting, dan Menarik. Untuk isi penulisan diupayakan  logis, fakta, mendetail, dan tidak terjadi pemborosan kata untuk menimalisir kesalahan dalam tekhnik penulisan dan tema yang akan kita pilih harus selektif mungkin bertujuan guna menyentuh perasaan pembaca,” Tegasnya. (Rep. BMHK/Ed. AX)

Tags:

Related posts: