UBL Persiapkan Pembukaan The Second ICEL 2014

The Second International Conference on Education and Language (ICEL) 2014 yang dihelat Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bandar Lampung (UBL) rencananya akan diselenggarakan selama 3 (tiga) hari mulai 20 hingga 22 Mei 2014 mendatang di gedung Pascasarjana, Kampus B UBL. Rektor UBL, Dr. Ir. M. Yusuf Sulfarano Barusman, M.B.A., menuturkan bahwa berbagai persiapan telah dilaksanakan UBL untuk meresmikan pembukaan konferensi bertaraf internasional ini.

“Peresmian pembukaan konferensi internasional bidang pendidikan dan bahasa ini rencananya akan dilaksanakan pada Selasa malam, 20 Mei 2014 mendatang di Aula Gedung M, Kampus B UBL,” ungkap Rektor UBL.

Rektor UBL menambahkan konferensi ini merupakan salah satu upaya UBL untuk mendukung peningkatan publikasi karya ilmiah dari Perguruan Tinggi di Indonesia khususnya yang bertaraf internasional. Hal ini sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) sejak Agustus 2012, yang mengharuskan para lulusan program sarjana, magister maupun program doctor untuk menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal ilmiah baik tingkat nasional maupun internasional.

“Minimnya karya publikasi berskala internasional terjadi bukan terletak pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) namun lantaran kurangnya rasa percaya diri para akademisi termasuk mahasiswa untuk mempublikasikan karyanya. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi media para akademisi untuk saling bertukar pengetahuan di kancah internasional sehingga dunia pengetahuan kian dinamik dan dunia pendidikan kita bisa mengalami percepatan dan peningkatan,” papar Rektor UBL.

Konferensi ini, lanjut Rektor UBL, akan melibatkan akademisi dari dalam dan luar negeri yang berkompeten di bidangnya sehingga dapat menjadi jembatan bagi para akademisi untuk terlibat langsung dalam sharing keilmuan.

Sementara itu, Dekan FKIP UBL, Drs. Harpain, MAT., M.M., memaparkan bahwa pada peresmian pembukaan The Second ICEL 2014 ini akan dihadiri oleh para undangan yang tidak hanya berasal dari kalangan akademisi saja namun juga dari berbagai institusi mulai dari pemerintah, hingga kalangan media.

“Selain itu, para partisipan serta 10 keynote speakers dari berbagai negara juga akan turut hadir dalam peresmian pembukaan ini. Mereka antara lain berasal dari International Islamic University (Malaysia), National Institute of Education, Nanyang Technological University, Singapore, Jawaharlal Nehru University, India, Shinawatra University, Thailand, Burapha University, Thailand, Tribhuvan University, Kathmandu Nepal, King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia hingga University of Limerick, Ireland,” ungkap Harpain.

Harpain juga menjelaskan, seperti konferensi internasional yang diselenggarakan UBL sebelumnya, selain pemaparan materi oleh 10 (sepuluh) keynote speakers, terdapat juga kelas paralel session oleh para paper presenters termasuk Mahasiswa dari UBL.

“Seperti tahun sebelumnya, Mahasiswa UBL juga berpartisipasi sebagai paper presenter dalam konferensi internasional ini,” ujar Harpain.