Teknik Sipil UBL Jawab Tantangan Pembangunan Infrastruktur di Lampung

Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) Universitas Bandar Lampung (UBL) menyelenggarakan Diskusi Publik yang bertema Tantangan Pembangunan Infrastruktur Lampung pada Senin lalu (26-5) di Gedung L Pascasarjana, Kampus B UBLDiskusi ini turut menghadirkan beberapa pakar atau ahli sesuai bidangnya masing-masing seperti Dr. Ir. Hery Riyanto, M.T., selaku Dekan Fakultas Teknik, Ir. Juniardi, M.T., selaku Ketua Program Studi Teknik Sipil, Dr. Habiburrahman, S.E., M.M., selaku pakar Ekonomi dari UBL, Dr. Zulfi Diane Zaini, M.H., selaku pakar Hukum dari UBL, Dr. Hasan Basrie, M.Si., selaku pakar Komunikasi Politik UBL, Ir. Ahmad Samti Anom, selaku Kepala Tata Ruang Bappeda Propinsi Lampung.

Dekan Fakulas Teknik UBL mengungkapkaan bahwa diskusi ini sangat bermanfaat untuk  memberikan sebuah solusi bagi kemajuan pembangunan infrastruktur khususnya di Propinsi Lampung. Kegiatan ini tentunya juga bermanfaat bagi Mahasiswa UBL untuk manambah wawasan dan pengetahuan mereka.

Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Sipil UBL menuturkan dalam diskusi ini berupaya menemukan permasalahan-permasalahan yang dihadapi seperti Infrastruktur, merupakan permasalahan yang selalu dipantau masyarakat.

“Permasalahan infrastruktur ini juga menjadi prioritas dikarenakan baik dan buruknya infrastruktur akan mempengaruhi beberapa sector atau bidang seperti Hukum, Ekonomi, Komunikasi, yang saling ketergantungan,” ungkap Juniardi.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Erix Extrada, Mahasiswa Fakultas Teknik UBL ini menjelaskan bahwa di era modernMahasiswa harus berani memberikan sebuah kontribusi demi terciptanya sinergi antara Pemerintah Propinsi Lampung dengan dunia pendidikan untuk mewujudkan kelangsungan pembangunan Infrastruktur yang lebih baik dan berkelanjutan.

Selain itu, Erix juga mengungkapkan di lain sisi, diselenggarakannya diskusi ini merupakan ajang pembuktian eksistensi dari Mahasasiswa Teknik Sipil UBL yang mampu memberikan kontribusi dalam pembangunan bagi Pemerintah Daerah Provinsi Lampung.

“Diskusi Tantangan Pembangunan Infrastuktur Lampung ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi perwakilan Universitas Negeri maupun Swasta di Propinsi Lampung. Tujuan kami mengadakan diskusi ini, agar kita para mahasiswa sebagai kalangan akademisi dapat memberikan sumbangsih pemikiran kepada pemerintah agar pembangunan tepat sasaran dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Senada, Nurul Hidayat, Mahasiswa Teknik Sipil UBL mengungkapkan diskusi publik ini merupakan sebuah agenda yang bagus. Narasumber yang berkompeten dibidangnya membuat para mahasiswa dengan lugas berbagi pemikiran atau sharing knowledge dengan para pakar diantaranya bidang Hukum, Ekonomi, Komunikasi, Teknik dan Pemerintah.

“Agenda seperti ini sangat bermanfaat untuk memperluas wawasan mahasiswa dalam pembangunan daerah sehingga mahasiswa mampu menjadi pengawas dalam pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah,” tutur Dayat saat ditemui di akhir acara diskusi.