Mampukah Indonesia Lepas dari Narkoba Tahun 2014 ?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Ketua Granat (Gerakan Anti Narkotika) Hendri Yosodiningrat menyatakan kepesimisannya terhadap target Indonesia yang bisa bebas dari narkotika tahun 2014 mendatang. Pasalnya penggunaan narkotika di Indonesia sangat tinggi, parahnya di Indonesia tidak ada tolak ukur yang pasti dalam pengurangan narkotika yang mampu membunuh 1500 orang/bulan. ‘’Mungkin target bebas narkotika tahun 2014 bisa dicapai oleh anggota-anggota negera ASEAN tapi tidak untuk Indonesia. Akan sangat sulit. Tidak ada yang pasti di sini,’’. Demikian dituturkan Hendri Yosodiningrat dalam seminar nasional bertajuk ‘’Membebaskan Mahasiswa dan Remaja Terhadap Penyalahgunaan Narkoba’’ di Aula gedung F Universitas Bandar Lampung, Senin siang (28/11).

Diungkapkan Hendri, sulitnya Indonesia terbebas dari narkotika ini karena upaya yang dilakukan pihak terkait (pemerintah) terkesen setengah-tengah. Sebagai contoh, Lembaga Pemasyarakatan (LP) yang seharusnya bisa memutus rantai peredaran narkoba malah justru menjadi sarang bandar narkoba untuk memperlancar bisnis haram tersebut. ‘’Seharusnya LP Cipinang itu, dijadikan area blank spot, supaya mereka tidak bisa melakukan komunikasi dengan siapapun, kecuali keluarga yang membesuknya. Saya bisa pastikan jika ada sidak dan sidak tesebut tidak bocor, pasti ada 1 karung telepon seluler yang ada dilembaga pemasyarakatan. Itu artinya mereka terpenjara tapi mereka tetap bisa berbisnis,’’ jelasnya.

Dari data yang dimiliki Granat dan Direktorat Reserse Narkoba Lampung, narkotika mampu membunuh 1500 orang/bulan atau sehari 50 nyawa yang melayang sia-sia akibat benda haram tersebut. Selain itu kerugian yang harus ditanggung mencapai angka 70 trilyun rupiah. Maka dari itu, memang dibutuhkan tekad yang kuat untuk memutus rantai peredaran narkotika karena ‘bisnis’ narkotika ini merupakan bisnis yang paling sistematis dan terkonsep dengan baik.

Sementara Rektor UBL dalam sambutannya mengatakan, keberadaan narkoba memang sudah sampai tahap yang memprihatinkan bahkan di lingkungan sekitar sudah dekat sekali dengan narkotika. Oleh karena itu sekali orang sudah mencoba narkoba itu  artinya mereka sudah kontrak seumur hidup dengan narkoba dan bakal sulit untuk melepaskannya. (vra)