Kesan Mahasiswa Sipil Universitas Tidar, Ingin Lebih Lama di UBL

[UBL] : Bandar Lampung – Banyak kesan yang mendalam untuk Universitas Bandar Lampung (UBL), bahkan mahasiswi program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri (PMM DN), ada yang ingin lebih lama lagi di Kampus UBL.

Seorang mahasiswi Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Tidar, Miftakhul Laila Hasnun, mengungkapkan bahwa di kampus UBL memliki sistem pembelajaran dari para dosen yang cukup bisa diterima serta orang-orang yang perduli.

“Pengalaman yang saya dapat di UBL ini, pengajaran dari dosennya tuh cukup baik di terima, terus temen-temen di sini juga itu sangat peduli dengan kita yang pmm ini dan tidak membanding-bandingkan,” kata Laila saat bercerita memberi kesan.

Laila menuturkan pada kegiatan PMM-DN yang ia lakukan bentuk kegiatannya yaitu pertukaran, dalam hal ini kegiatannya peserta PMM belajar di kampus yang berbeda baik dari kampus penerima ataupun kampus mitra yang mengadakan kelas untuk mata kuliah unggulannya.

Selain itu, ada pula mata kuliah wajib bagi peserta PMM yaitu Modul Nusantara yang berisi kegiatan KBM mengenai pengenalan budaya yang ada di Nusantara, baik di daerah asal peserta maupun di daerah asal kampus penerima, kegiatannya dapat dilakukan secara daring ataupun luring.

Mahasiswi asal Temanggung, Jawa Tengah ini tertarik untuk mengikuti program PMM-DN usai mengkuti segala kegiatan temannya yang mengikuti program PMM-DN di papua. Setelah itu ia bertanya-tanya, ada tidak kegiatan PMM selanjutnya dan ternyata masih ada. Lalu ia memilih kampus UBL untuk mengkuti program tersebut.

Laila juga mengatakan, bahwa ia memilih UBL untuk mengikuti program PMM-DN karena mencari jurusan Teknik Sipil yang mata kuliahnya itu sama. “Waktu pendaftaran itukan ditawarin mata kuliahnya, kebetulan di kampus saya itu gak bisa rekognisi mata kuliah dari prodi lain. Setelah itu cari-cari jurusan teknik sipil yang mata kuliah sama dan terpilihlah UBL ini,’’ jelas Laila.

Mahasiswi semester 5 itu berterimakasih kepada UBL yang telah memberikan fasilitas yang mumpuni serta dosen yang dapat membimbing dan mengenalkan budaya Lampung. Laila juga mengaku bangga bisa menjadi bagian dari keluarga UBL.

“Terimakasih kepada UBL yang telah menerima kami dengan sebaik mungkin dan semoga UBL tetap jaya” pungkasnya. ***

PRS