FISIP UBL Sharing Politik Luar Negeri Bersama SKP-HI RI

asisten staf khusus presiden bidang hubungan internasional dr. santo darmosumarto

 

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bandar Lampung (UBL) sharing bersama Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Hubungan Internasional (SKP-HI) mengenai Politik Luar Negeri di Aula Gedung Rektorat UBL pada Kamis pagi, (30/5) kemarin.

Dekan FISIP UBL, Prof. Dr. Khomsahrial Romli, M.Si., menuturkan UBL sebagai universitas swasta terbesar di Provinsi Lampung terpilih sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang dikunjungi SKP-HI di Provinsi Lampung untuk mensosialisasikan Politik Luar Negeri. Kegiatan sharing ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada seluruh mahasiswa FISIP UBL khususnya mengenai Politik Luar Negeri yang mencakup mulai dari konteks, pendekatan, instrument, hingga realisasi kebijakan luar negeri.

“Kesempatan kunjungan SKP-HI ini kami manfaatkan untuk sharing dan berdiskusi mengenai Politik Luar Negeri yang sedang update saat ini, selain itu juga sharing mengenai peran SKP-HI dalam menentukan kebijakan luar negeri Republik Indonesia. Diharapkan melalui sharing ini wawasan mahasiswa tentang Politik Luar Negeri dan kebijakan luar negeri menjadi lebih luas,” terang Dekan FISIP UBL.

Sementara itu, Asisten SKP-HI, Dr. Santo Darmosumarto, didampingi kedua Pembantu Asisten SKP-HI yakni Sanusi Ismail dan Estu Widya Murti menyampaikan bahwa kegiatan sharing dan sosialisasi Politik Luar Negeri ini merupakan program yang diselenggarakan SKP-HI mulai tahun 2012 di seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Indonesia.

Dihadapan ratusan mahasiswa FISIP UBL yang berasal dari tiga Program Studi yakni Ilmu Administrasi Publik, Ilmu Adminitrasi Bisnis, dan Ilmu Komunikasi, Santo menjelaskan SKP-HI memiliki misi diantaranya memberikan layanan kepada Presiden RI dalam pelaksanaan kebijakan luar negeri, membantu menterjemahkan visi dan pemikiran Presiden RI menjadi praktek-praktek diplomasi.

“Misi SKP-HI juga yakni melakukan koordinasi dan kerja sama erat dan efektif dengan instansi-instansi pemerintah lain dalam pencapaian target-target Presiden RI, memberikan informasi, analisis, dan prognosis yang akurat, bermanfaat, dan tepat waktu kepada Presiden RI mengenai isu-isu di bidang Hubungan Internasional,” papar Santo.

Selain itu, SKP-HI mempromosikan Presiden RI sebagai international statesmen guna memproyeksikan citra positif Indonesia sebagai Negara terbuka dan aktif berdiplomasi dan turut meningkatkan kapasitas politik luar negeri bebas dan aktif Indonesia, meningkatkan tingkat peran, relevansi, dan pengaruh Indonesia di kawasan dan di dunia serta mempromosikan pemahaman dan dukungan dari komunitas internasional, masyarakat umum, dan para pemangku kepentingan di bidang kebijakan luar negeri.