Bandar Lampung—Mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL) kembali menorehkan prestasinya di tingkat Internasional. Prestasi kali ini datang dari mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi, angkatan 2017, yakni Adi Prasetiyo yang meraih medali emas dalam ajang Kejuaraan “2nd Paku Alam International Taekwondo Championships 2019” di GOR Among Raga Jogjakarta, tanggal 19-20 Oktober 2019.

“Di kejuaraan ini, saya meraih medali emas di kelas senior U-74 kg, dengan menghadapi lawan dari Singapura, Malaysia, dan pada final berhadapan dengan klub lain yang juga berasal dari Indonesia,” ujar Adi saat diwawancara via whatsapp, Minggu malam (20/10/2019).

Pria kelahiran Sidomulyo, 13 Mei 1998 ini mengatakan Kejuaraan diikuti oleh negara Malaysia, Singapura, Timor Leste, Australia, serta beberapa negara-negara lain, dan merupakan kali kedua kejuaraan ini diselenggarakan, yang mana sebelumnya juga digelar pertama kali pada tahun 2017. Pada Kejuaraan di tahun 2017 Adi hanya mampu meraih juara 3, namun tentu tidak membuat dirinya putus asa untuk mencoba lagi di kesempatan kali ini.

“Alhamdulillah, untuk tahun ini saya mampu meraih juara 1 dengan memperoleh medali emas, dan membawa nama Provinsi Lampung, Kampus, serta LANAL (Pangkalan TNI Angkatan Laut) menjadi juara di tingkat Internasional,” tambah Adi.

Ketika ditanya sejak kapan dirinya menggeluti bela diri Taekwondo, Adi mengatakan bahwa dirinya sudah sejak kelas 1 SMK menekuni olahraga ini, dan sejak saat itu juga dirinya tergabung dalam Club ATIA LANAL Lampung. Adi sendiri telah meraih berbagai Kejuaraan di tingkat Provinsi, Nasional, dan Internasional, beberapa diantaranya adalah Kejuaraan Best of the Best 2015 yang diadakan oleh Kukkiwon yakni Pusat Taekwondo Dunia di Jakarta sebagai juara 3, Kejuaraan Paku International Taekwondo Championships tahun 2017 sebagai juara 3, dan kejuaraan lainnya. Dirinya juga menjelaskan, untuk mengikuti kejuaraan ini harus lolos seleksi yang dilakukan pada tanggal 15 dan 22 September 2019 meliputi seleksi fisik, teknik, sampai ke mental.

Adi mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian ini dan mengajak teman-teman seperjuangannya untuk terus berlatih, dan jangan pernah lelah berusaha karena hasil tidak akan mengkhianati proses.
“Saya bersyukur atas dukungan dan doa dari keluarga, teman-teman, pelatih dan pihak kampus yang telah memberikan beasiswa 100% kepada saya. Untuk teman-teman mahasiswa, saya mengajak untuk terus meningkatkan prestasi dengan kegiatan yang positif selain tentunya fokus pada kuliah,” ungkap Adi.

Dekan Fakultas Ilmu Komputer UBL, Ahmad Cucus memberikan ucapan selamat dan kebanggaannya atas prestasi diraih oleh mahasiswa UBL ini. “Selamat kepada Adi atas perolehan prestasi ini, harapannya hal ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan potensi dan tidak cepat berpuas diri,” pungkas Cucus.

Share this: