Hubungi kami melalui WhatsApp
UBL SDGs Center Gelar International Symposium and MSP Workshop 2025 di Lampung
ubl sdgs center

ANDAR LAMPUNG — UBL SDGs Center melalui Universitas Bandar Lampung sukses menyelenggarakan agenda bertaraf internasional bertajuk SDGs International Symposium and MSP Workshop 2025. Acara berprestisius yang mengusung tema Urban Innovation and Collaboration for SDGs ini berlangsung megah di Emersia Hotel and Resort, Bandar Lampung, pada Rabu, 30 April 2025.

Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian krusial dari keberlanjutan Proyek KEM11LAU, sebuah akronim dari Kemitraan Multi-Pihak untuk Inovasi SDGs 11 di Provinsi Lampung. Program ini merupakan inisiatif strategis yang dirancang khusus untuk mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), dengan fokus utama pada SDG 11 yang menekankan terwujudnya kota serta permukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan.

UBL SDGs Center Mendorong Inovasi Perkotaan Berkelanjutan

Tantangan urbanisasi yang semakin pesat di Provinsi Lampung membutuhkan pendekatan ilmiah dan kolaboratif. Kehadiran UBL SDGs Center dalam menginisiasi simposium internasional ini membuktikan komitmen kampus dalam merespons isu-isu krusial perkotaan, seperti pengelolaan limbah, tata ruang pemukiman, efisiensi energi, hingga ketahanan bencana.

Dalam rangkaian simposium internasional ini, para akademisi, peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan dari berbagai negara berkumpul untuk berbagi pandangan serta hasil riset terbaru. Program yang digagas oleh UBL SDGs Center ini berfokus pada bagaimana inovasi teknologi, perencanaan wilayah yang bijak, serta pendekatan sosial dapat diintegrasikan untuk menciptakan kawasan perkotaan yang ramah lingkungan.

Rektor Universitas Bandar Lampung menegaskan bahwa peran perguruan tinggi tidak boleh berhenti pada tataran teori di dalam kelas. Melalui UBL SDGs Center, kampus harus bertindak aktif sebagai laboratorium hidup yang menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan masyarakat perkotaan di daerah.

Mengenal Proyek KEM11LAU dan Sinergi Multi-Pihak (MSP)

Proyek KEM11LAU menjadi tonggak penting dalam pergerakan pembangunan berkelanjutan di Lampung. Nama KEM11LAU merepresentasikan semangat kolaborasi lintas sektor untuk mengawal pencapaian poin ke-11 dari target global SDGs.

Melalui Multi-Stakeholder Partnership (MSP) Workshop yang digelar bersamaan dengan simposium, seluruh elemen strategis diajak duduk bersama. Workshop yang difasilitasi oleh UBL SDGs Center ini dirancang untuk memetakan tantangan nyata di lapangan sekaligus menyusun rencana aksi bersama yang terukur.

Beberapa elemen kunci yang terlibat aktif dalam kerangka kerja sama ini mencakup:

  • Pemerintah Daerah: Sebagai regulator dan penentu kebijakan prioritas pembangunan wilayah.

  • Perguruan Tinggi dan Lembaga Riset: Penyedia data saintifik, kajian ilmiah, dan inovasi teknologi tepat guna.

  • Sektor Swasta dan Industri: Penyelaras program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan target pembangunan daerah.

  • Komunitas dan Organisasi Masyarakat: Penggerak partisipasi publik di tingkat akar rumput.

Sinergi terpadu ini memastikan bahwa setiap program inovasi yang dirancang oleh UBL SDGs Center bersama para mitra dapat diterapkan secara efektif, berkelanjutan, serta mendapatkan dukungan penuh dari seluruh lapisan warga.

Pentingnya Kemitraan Strategis untuk Capaian SDG 11 di Lampung

Isu perkotaan di Provinsi Lampung memerlukan perhatian khusus mengingat pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang terus meningkat. Tanpa perencanaan yang matang, perkembangan kota berisiko menimbulkan masalah baru seperti kemacetan, munculnya kawasan kumuh, penurunan kualitas lingkungan, serta kerentanan terhadap dampak perubahan iklim.

Melalui simposium internasional ini, UBL SDGs Center menunjukkan bahwa Lampung memiliki potensi besar untuk menjadi percontohan nasional maupun internasional dalam hal tata kelola kota berbasis kolaborasi. Pembelajaran dari pakar internasional yang hadir memberi wawasan baru bagi para pemangku kepentingan lokal untuk menerapkan praktik terbaik (best practices) dalam pengembangan infrastruktur hijau dan transportasi publik yang terintegrasi.

Profil dan Peran Strategis Pusat Studi Pembangunan Berkelanjutan

Sebagai pusat kajian ilmiah dan aksi nyata, UBL SDGs Center memiliki fungsi vital dalam menjembatani sains dan kebijakan publik. Pusat studi ini hadir untuk mengonsolidasikan gagasan para peneliti akademis agar dapat diterjemahkan menjadi program nyata di tengah masyarakat.

Beberapa pilar kerja utama yang senantiasa dijalankan oleh UBL SDGs Center meliputi:

  • Riset Terapan: Melakukan pemetaan masalah perkotaan berbasis data empiris dan geospasial.

  • Pendampingan Masyarakat: Mengedukasi warga terkait pengelolaan sampah mandiri dan lingkungan sehat.

  • Rekomendasi Kebijakan: Menyusun policy brief bagi pemerintah daerah untuk percepatan target pembangunan.

Komitmen Berkelanjutan UBL dalam Mengawal Agenda Global

Suksesnya penyelengaraan SDGs International Symposium and MSP Workshop 2025 mengokohkan posisi Universitas Bandar Lampung sebagai salah satu perguruan tinggi pelopor gerakan pembangunan berkelanjutan di Sumatra.

Pihak UBL SDGs Center berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi dan kesepakatan yang dihasilkan dari workshop ini. Hasil formulasi gagasan akan disusun menjadi dokumen rekomendasi kebijakan yang diserahkan kepada pemerintah daerah sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan program strategis wilayah.

Selain itu, UBL SDGs Center akan terus membuka ruang kolaborasi bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat langsung dalam riset terapan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat perkotaan di Lampung.

Langkah Nyata Menuju Kota Masa Depan yang Inklusif

Kegiatan internasional ini menjadi bukti nyata bahwa percepatan target SDGs tidak dapat dicapai secara terisolasi oleh satu lembaga saja. Diperlukan semangat kebersamaan, keterbukaan informasi, serta keberanian untuk menerapkan inovasi baru di sektor publik.

Melalui konsistensi kinerja UBL SDGs Center serta semangat Proyek KEM11LAU, Universitas Bandar Lampung optimistis mampu membawa Provinsi Lampung menuju era perkotaan yang lebih maju, modern, serta berwawasan lingkungan tanpa meninggalkan prinsip keberlanjutan bagi generasi mendatang.

pkl Rendra (*) Facebook