fbpx

Ratusan Partisipan Padati Day One ICon-LBG UBL 2013

Ratusan partisipan dari dalam dan luar negeri memadati hari pertama The First International Conference on Law, Bussiness and Governance (ICon-LBG 2013) yang diselenggarakan Universitas Bandar Lampung (UBL) di Aula Gedung M, Pascasarjana UBL, Rabu pagi (23-10). Demikian ungkap Rektor UBL, Dr. Ir. M. Yusuf Sulfarano Barusman, M.B.A.

Di hari pertama Konferensi Internasional (ICon-LBG), sebanyak enam pakar sebagai keynote speakers mempresentasikan papernya diantaranya Dr. M. Yusuf S. Barusman, M.B.A., dari UBL dengan paper The Strategic Development Model of Organizational Dynamic Capabilities at Private Higher Education Institutions Using Soft System Methodology, Prof. Dr. Nik Ahmad Kamal Nik Mahmood dari IIUM, Malaysia dengan paper Good Governance and Rule of Law, dan Warsono, Ph.D., dari UNILA, Indonesia, dengan paper Application of Factor Analysis To Public Sector Integrity In Indonesia.

Kemudian, Prof. Dr. Andreas Budihardjo dari University of Prasetya Mulya Business School, Indonesia dengan paper Leadership Style, Climate, Commitment and Corporate Performance, Prof. Dr. Andrik Purwasito dari Sebelas Maret University (UNS), Indonesia, dengan paper The Great Paradox of Good Governance In Indonesia, dan Dr. Wahyu Sasongko dari UNILA, Indonesia dengan paper The Legal Protection of Geographical Indications in Indonesia Towards the ASEAN Economic Community.

“Selain menampilkan keynote speakers, hari pertama ICon-LBG 2013 ini juga menjadwalkan seminar paralel atau concurrent session oleh paper presenters yang dibagi dalam beberapa ruang dengan bidang pembahasan yang berbeda yakni Business Field, Law Field, dan Governance Field,” jelas Rektor UBL.

Paper presenters pada hari pertama ICon-LBG ini diantaranya berasal dari UBL, University of 17 Agustus 1945 Jakarta, Business School Pelita Harapan University, International Business Management, Ciputra University, Dian Nuswantoro University, STAN Indonesia Mandiri School of Economics Bandung, Institute of Agriculture Bogor, Universitas Lampung, President University, Pasundan University, Andalas University, Open University, STIE EKUITAS Bandung, University of Jambi (UNJA), Diponegoro University, Unika ATMA JAYA, Surabaya State University, Sebelas Maret University, STISIP Tasikmalaya, STIA YPPT Priatim Tasikmalaya, dan Universitas Indonesia.

Tags:

Related posts: