Bandar Lampung — Universitas Bandar Lampung (UBL) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan, kemanusiaan, dan perdamaian dunia. Melalui program Beasiswa UBL untuk Palestina, UBL menyediakan beasiswa pendidikan penuh bagi 20 pemuda-pemudi asal Palestina untuk melanjutkan pendidikan di jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktoral (S3).
Program Beasiswa UBL untuk Palestina tersebut diumumkan dalam kegiatan Kuliah Umum bertajuk “Pendidikan Tinggi di Palestina di Tengah Puing Perang: Dampak Agresi Militer”. Kegiatan tersebut menghadirkan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Dr. Zuhair Al-Shun, di Aula F Kampus UBL pada Jumat, 9 Mei 2025.
Melalui program ini, UBL berupaya memberikan akses pendidikan kepada generasi muda Palestina sekaligus memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan dan kemanusiaan.
Beasiswa UBL untuk Palestina Menjadi Bentuk Dukungan Pendidikan
Rektor Universitas Bandar Lampung, Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman, MBA, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu bentuk dukungan jangka panjang yang dapat diberikan kepada masyarakat yang terdampak konflik.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun masa depan yang lebih baik.
“Di tengah penderitaan yang dihadapi rakyat Palestina, pendidikan adalah cahaya harapan. UBL ingin menjadi bagian dari solusi jangka panjang, bukan hanya dengan seruan moral, tetapi melalui aksi nyata.”
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Beasiswa UBL untuk Palestina tidak hanya dipandang sebagai bantuan pendidikan, tetapi juga sebagai bentuk solidaritas terhadap generasi muda yang terdampak konflik.
Ratusan mahasiswa, dosen, dan civitas akademika UBL turut menghadiri kegiatan tersebut. Kehadiran Duta Besar Palestina di kampus UBL juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian akademisi dan mahasiswa terhadap isu kemanusiaan.
Kondisi Pendidikan Palestina di Tengah Konflik
Dalam kegiatan Kuliah Umum tersebut, Dr. Zuhair Al-Shun menjelaskan mengenai kondisi pendidikan di Palestina yang terdampak konflik bersenjata.
Kerusakan berbagai fasilitas pendidikan membuat sebagian masyarakat harus menghadapi keterbatasan dalam memperoleh proses pembelajaran. Sekolah dan fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan berdampak pada ketersediaan ruang belajar, buku, komputer, alat tulis, listrik, serta akses internet.
Kondisi tersebut juga memberikan tantangan bagi tenaga pendidik dan mahasiswa. Situasi konflik dan perpindahan penduduk menyebabkan kegiatan pendidikan tidak dapat berjalan secara normal di sejumlah wilayah.
Dalam konteks tersebut, akses pendidikan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi generasi muda Palestina agar tetap memiliki kesempatan untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan.
UBL dan Palestina Perkuat Kerja Sama Melalui MoU
Selain mengumumkan program beasiswa, kegiatan tersebut juga dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman antara Universitas Bandar Lampung dan Kedutaan Besar Palestina.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat hubungan di bidang pendidikan dan kegiatan akademik lainnya.
Tiga Pilar Kerja Sama UBL dan Palestina
Kerja sama antara UBL dan Palestina mencakup sejumlah bidang yang berkaitan dengan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu:
- Pendidikan
UBL menyediakan beasiswa penuh bagi mahasiswa Palestina terpilih untuk menempuh pendidikan pada jenjang S1, S2, dan S3. - Penelitian
Kerja sama diarahkan pada pengembangan penelitian internasional, khususnya yang berkaitan dengan isu sosial, kemanusiaan, dan pembangunan pascakonflik. - Pengabdian kepada Masyarakat
Kerja sama juga mencakup kegiatan kemanusiaan dan pertukaran budaya sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih luas antara Indonesia dan Palestina.

Duta Besar Palestina Apresiasi Program Beasiswa UBL
Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Dr. Zuhair Al-Shun, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Universitas Bandar Lampung dalam memberikan kesempatan pendidikan kepada pemuda-pemudi Palestina.
Menurutnya, dukungan di bidang pendidikan memiliki arti penting bagi masa depan generasi muda Palestina.
“Ini adalah langkah berani dan bermakna. Dukungan UBL bukan hanya soal pendidikan, melainkan diplomasi moral dan solidaritas kemanusiaan.”
Program Beasiswa UBL untuk Palestina diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk kerja sama pendidikan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima beasiswa dan masyarakat Palestina.
Akademisi Lampung Dukung Beasiswa untuk Palestina
Program tersebut juga mendapat apresiasi dari berbagai kalangan akademis di Provinsi Lampung.
Dewan Pengarah kunjungan Duta Besar Palestina di Lampung, Ir. Heri Budianto Hanafi, MT, yang juga menjabat sebagai Ketua LP2M STISA Abdullah Bin Mas’ud Natar, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kerja sama UBL dengan Palestina dapat menjadi momentum untuk memperluas jejaring internasional perguruan tinggi di Lampung.
Kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa perguruan tinggi tidak hanya memiliki peran dalam bidang akademik, tetapi dapat berkontribusi dalam isu sosial dan kemanusiaan di tingkat internasional.
Bagaimana Tahapan Beasiswa UBL untuk Palestina?
Setelah penandatanganan MoU, pihak UBL akan melakukan koordinasi dengan otoritas pendidikan di Palestina untuk membahas teknis pelaksanaan program.
Tahapan tersebut mencakup penyusunan:
- mekanisme pendaftaran;
- persyaratan calon penerima;
- proses seleksi;
- program studi yang tersedia;
- mekanisme keberangkatan; dan
- teknis pelaksanaan pendidikan di UBL.
Dengan demikian, informasi mengenai pendaftaran Beasiswa UBL untuk Palestina perlu menunggu pengumuman resmi dari pihak Universitas Bandar Lampung dan otoritas terkait.
Beasiswa Mencakup Biaya Pendidikan
Program Beasiswa UBL untuk Palestina dirancang sebagai beasiswa pendidikan penuh. Penerima beasiswa akan memperoleh kesempatan untuk menjalani pendidikan di Universitas Bandar Lampung sesuai dengan jenjang studi yang ditetapkan.
Program ini mencakup jenjang:
- Sarjana (S1)
- Magister (S2)
- Doktoral (S3)
Dengan dukungan lingkungan akademik, fasilitas kampus, dan tenaga pengajar, mahasiswa penerima beasiswa diharapkan dapat menjalani pendidikan secara optimal.
Pada akhirnya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh di Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Palestina.
Pendidikan sebagai Jembatan Perdamaian
Program Beasiswa UBL untuk Palestina menjadi salah satu contoh bagaimana pendidikan dapat digunakan sebagai sarana membangun hubungan antarmanusia dan antarbangsa.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat Palestina, kesempatan memperoleh pendidikan dapat menjadi modal penting bagi generasi muda untuk membangun masa depan.
Melalui kerja sama pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, UBL menunjukkan upaya untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam isu kemanusiaan dan kerja sama internasional.
FAQ Beasiswa UBL untuk Palestina
Apa itu Beasiswa UBL untuk Palestina?
Beasiswa UBL untuk Palestina merupakan program beasiswa pendidikan penuh yang disiapkan Universitas Bandar Lampung bagi 20 pemuda-pemudi asal Palestina.
Beasiswa UBL untuk Palestina tersedia untuk jenjang apa?
Program ini mencakup jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktoral (S3).
Berapa jumlah penerima Beasiswa UBL untuk Palestina?
Program yang diumumkan UBL ditujukan untuk 20 pemuda-pemudi asal Palestina.
Apakah pendaftaran Beasiswa UBL untuk Palestina sudah dibuka?
Berdasarkan informasi dalam pengumuman program tersebut, teknis pendaftaran dan seleksi masih akan dikoordinasikan dengan otoritas pendidikan Palestina. Karena itu, calon peserta perlu mengikuti informasi resmi dari UBL untuk mengetahui jadwal dan persyaratan terbaru.
Apa tujuan utama program beasiswa ini?
Program ini bertujuan memberikan akses pendidikan kepada generasi muda Palestina sekaligus memperkuat kerja sama pendidikan dan kemanusiaan antara Indonesia dan Palestina.
Kesimpulan
Beasiswa UBL untuk Palestina merupakan bentuk dukungan Universitas Bandar Lampung terhadap akses pendidikan bagi generasi muda Palestina. Dengan menyediakan beasiswa penuh untuk jenjang S1, S2, dan S3 bagi 20 penerima, UBL berupaya menjadikan pendidikan sebagai bagian dari kontribusi jangka panjang dalam bidang kemanusiaan.
Kerja sama yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat juga membuka peluang bagi hubungan akademik yang lebih luas antara UBL dan Palestina.
Pendidikan pada akhirnya bukan hanya tentang memperoleh gelar, tetapi juga tentang membangun pengetahuan, memperluas hubungan antarbangsa, dan mempersiapkan generasi muda untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.
